Showing posts with label BERITA. Show all posts
Showing posts with label BERITA. Show all posts

Monday, April 25, 2011

Kotak Buka Peluang Untuk Posan?


Setelah ditinggal pergi oleh Posan untuk fokus pada bandnya yang baru, Kotak memakai additional drumer dalam setiap penampilannya. Untuk selama ini Kotak masih merasa belum waktunya untuk segera mencari pengganti, karena bagi mereka prosesnya tak mudah.

"Untuk pengganti belum ada obrolan ke arah sana, kita harus nyatuin visi dan misi, proses lagi. Ntar-ntar aja deh," ujar Tantri saat dijumpai di ulang tahun Dahsyat ke-3, studio RCTI Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (6/4).

Meski belum ada rencana, namun suatu saat mereka membutuhkan untuk mencari drumer. Tantri mematok bahwa skill tak harus jago dan bisa menyatu dengan personel Kotak lainnya.

"Kita belum lihat dari permainan. Gak perlu jago-jago amat yang penting menyatu sama kita," papar Tantri yang menginginkan drumer cowok.

"Kotak 2 cowok 2 cewek, jadi cari cowok, Selektif yah dong," imbuhnya.

Tantri juga membantah anggapan bahwa mereka sengaja tak mencari drumer karena ingin membuka kesempatan bagi Posan. Tantri sendiri juga mengetahui bahwa Posan tak akan plin plan dalam menentukan sikapnya.

"Buka peluang abang dan adik. Mungkin kalau ngejam bareng atau featuring kita buka kesempatan. Posan keluar mau jalanin band yang sekarang. Kita sih support. Itu sih pilihan, dia sudah dewasa masa kok plin-plan. Kita tahu Posan kalau bilang A ya A kalau bilang B ya B," tukasnya.
Kapanlagi.com -

KOTAK tak tuntut drumer mirip posan


Bagi Tantri ini merupakan sebulan Kotak tampil tanpa sosok Posan di posisi drum. Posan yang keluar pada tanggal 8 Maret lalu sempat membuat Kotak kelimpungan setiap akan tampil.

"Masalah lagi. Tapi show must go on. Masih banyak Kerabat Kotak yang bisa isi posisi Kita gak usah bersedih jadi lanjut aja," ujar Tantri saat dijumpai di acara Ulang Tahun Dahsyat ke-3 di studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (6/4) malam.

Sementara ini untuk keperluan tampil live dengan bantuan dari drummer additional, Kotak pun juga tak menuntut skill sang drumer untuk sama dengan Posan. Kotak pun membebaskan drumer bermain sesukanya.

"Selama kita nyaman di atas panggung siklusnya baik gak ada masalah. Gue juga nekanin ke dia 'lo gak usah seperti Bang Posan jadi diri sendiri' gak perlu pakai tato juga," papar Tantri sambil tertawa.

Imej Kotak di mata orang-orang yang terdiri dari 4 orang personel ini yang kini hanya menyisakan 3 orang tak membuat Kotak takut kehilangan imej. Bagi Tantri, Kotak selamanya akan tetap berempat karena ada Sahabat Kotak yang telah menjadi bagian dari band ini.

Cella yang kini menjadi pria sendiri di Kotak merasa tak ada batasan dan mereka tetap berjalan seperti biasanya. Cella menegaskan bahwa tak ada senioritas atau diskriminasi terkait dominasi cowok ataupun cewek.

"Berjalan seperti biasa saja. Kita bikin lagu seperti biasa. Jadi nggak ada batasan cewek dan cowok, gak ada senioritas, gak ada tua dan muda," terangnya.

"Mereka cowok lagi, formalitas doang mereka cewek, kelihatannya aja cewek tingkahnya mah cowok formalitas doang," imbuh Cella sambil tertawa mengenai kedua rekannya Tantri dan Chua.
Kapanlagi.com -
Kotak yang digawangi Tantri (vokal), Cella (gitar), Chua (bass) - minus Posan sang drummer, benar-benar tampil memukau saat tampil pada Jumat (1/4) di Retro Spektive, Capital Building, Medan. Penampilan Kotak kali ini adalah sebagai bintang tamu untuk merayakan ulang tahun tempat hiburan tersebut.

Kotak tampil tepat pukul 00.00 WIB, diawali cabikan gitar Cella dan betotan bass dari Chua. Ratusan penonton langsung menyambut dengan meriah hingga Tantri tampil.

Single pembuka Rock Never Dies yang dilantunkan Tantri mendapat sambutan luar biasa dari para penonton. Namun sayang, tak berapa lama kemudian, penonton yang mulai panas mulai terusik karena pengumuman dari sang manajer Retro Spektive yang mengabarkan adanya razia dari pihak Kepolisian.

Seluruh personil Kotak harus menghentikan aksi panggungnya, sedangkan para personil Kepolisian menggelar razia yang dilaksanakan kurang lebih 5 menit terhadap para penonton.

Usai pelaksanaan razia akhirnya kembali adrenalin penonton dipacu kembali oleh personil Kotak dengan hits Selalu Cinta.

"Sepanjang konser Kotak, baru di Medan ada razia. Walaupun sempat deg-degan, kirain ada apa. Tapi tetap semangat, mari kita lanjutkan. Medan luar biasa," ucap Tantri dari atas panggung.

Selain Selalu Cinta, band yang baru saja meraih Indosat Award sebagai Grup Pop Rock Terpopuler ini juga menyajikan hits-hits andalan mereka seperti Cuci Mata, Masih Cinta, dan Pelan-Pelan Saja. Hingga akhirnya ditutup single Beraksi di penghujung penampilan mereka.
Kapanlagi.com -

Konser di Medan, Kotak Terkenang Posan


Di balik konser Kotak yang digelar pada hari Jumat (1/4) di Retro Capital Building, Medan, ternyata tersimpan rasa sedih para personil Kotak sejak ditinggalkan sang drummer, Posan.

Kini Kotak hanya digawangi Tantri (vokal), Cella (gitar) dan Chua (bass). Kesedihan ini dirasakan benar oleh Chua. Semuanya berawal saat Tantri mengenalkan add player drummer yang merupakan putra Thomas Ramdhan.

"Saat ini Kotak tidak lagi bersama bang Posan yang dulu terlihat garang, seram dan bertattoo. Tapi kini ada add player yang rada-rada imut, sehingga disukai cewek-cewek SMA. Ini dia Bonti, mirip dengan personil GIGI kan," ucap Tantri di panggung.

Usai memperkenalkan Bonti, Tantri meminta agar Chua menyampaikan beberapa patah kata, sekaligus pesan untuk Posan. "Sampaikan juga pesanmu dan pesan bang Posan," kata Tantri sambil menatap Chua.

Saat itu, Chua yang awalnya ceria tapi tampak sedih saat menyampaikan pesan untuk Posan.

"Medan luar biasa, bagi Kotak sudah seperti kampung kami. Tapi sebenarnya ini kampung bang Posan yang sekarang tidak lagi bersama kami. Bang Posan hanya titip salam untuk kampung halamannya untuk semuanya yang di Medan," ucap Chua dengan nada sedih.

Seolah tak ingin larut dalam kesedihan, Tantri kemudian berusaha memberikan kata-kata pembangkit semangat. "Sudah jangan sedih, kita lanjutkan ya," ucapnya seraya menghentak panggung dengan hits andalannya.
Kapanlagi.com -

Tuesday, March 29, 2011

Kotak Persembahkan Piala Indosat Award Untuk Posan


Dua kategori bergengsi berhasil ditambatkan Kotak sebagai Grup Pop Rock Terpopuler dan pemilik Lagu Pop Rock Terpopuler lewat ajang Indosat Awards 2011. Walaupun hanya tinggal bertiga, namun Tantri, Chua, dan Cella mengaku sangat senang dan tidak menyangka bisa merebut dua penghargaan sekaligus di acara yang baru pertama kali diadakan ini.

"Terima kasih untuk semuanya, atas kepercayaan yang dipegang sama Kotak. Apa sih maksudnya, pokoknya dianugerahkan buat Kotak. Dari awal kami juga tidak menyangka dapat (penghargaan), dapat nominasi juga udah syukur alhamdulillah. Jadi terima kasih semua untuk Indosat dan pengguna RBT kami," tutur Tantri usai menerima pialanya di Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, Kamis (10/3) malam.

Namun walaupun menerima dua piala sekaligus bukan berarti hal tersebut dianggap sebagai sebuah kesuksesan besar bagi Kotak. Bagi ketiga personel tersisa yang baru saja ditinggal oleh drummer mereka, Posan, itu hanya bonus.

"Dari awal kami dapat penghargaan, ini adalah bonus. Kita nggak pernah mikir muluk-muluk, kami dapat penghargaan, kami dapat ini, nggak. Jadi ini adalah bonus dari suatu pencapaian untuk album ketiga ini," terang Tantri. "Ya kami juga nggak tahu, kok bisa dua. Ya alhamdulillah aja lah," sahut Cella.

Lalu, bagaimana tanggapan Kotak soal Posan? "Ini piala kami semua, piala kami berempat. Terhitung 8 Maret Posan sudah tidak di Kotak, gitu aja. Jadi malam ini Posan nggak ada, tapi dia juga ikut membangun Kotak dari awal. (Jadi) kami persembahkan piala ini buat dia, udah gitu," pungkas Tantri.
kapanlagi.com

Kotak Tetap Berempat di Video Klip Baru


Dijumpai di Studio Gudang tampak 3 personel Kotak, Tantri, Cella dan Chua tengah berakting untuk mengerjakan video klip single ketiga mereka yang berjudul Cinta Jangan Pergi. Tantri mengungkapkan bahwa alasan dia memilih lagu ini karena sangat pas dengan momen keluarnya Posan (drum). Terlebih single ini juga merupakan hasil karya Posan juga.

"Karena lagu ini bagus,dan sudah dipilih dari jauh-jauh hari. kebetulan aja di sini ada momen Posan mengundurkan diri dari Kotak," ujar Tantri saat ditemui usai syuting di Studio Gudang, Cililitan, Jakarta Timur, Rabu (23/3).

Dalam pembuatan video klip yang diselipin 3D ini, Kotak tetap tampil bertiga tanpa memakai additional drummer. Kotak yang identik dengan kwartet ini dengan adanya ruang kosong membuat mereka mengajak 100 lebih Kerabat Kotak untuk tampil di video klip ini.

"Kita tidak menampilkan sosok drummer, kita bertiga dan hanya tampilin Kerabat Kotak. Alasannya karena Kotak terdiri dari 4 orang nah ada sudut yang hilang, Kerabat Kotak ini untuk mengisi sudut yang kosong," terangnya.

Keputusan Posan untuk keluar memang dirasa sangat berat baik untuk personel serta penggemarnya. Namun keputusan tersebut didukung oleh Kerabat Kotak agar band kesayangannya tetap berjalan kembali.

"Fans pada akhirnya mendukung dan kita butuh proses untuk kembali lagi show must go on," tukasnya.
kapanlagi.com

chua : posan tetap ada di Kotak


Keputusan Posan untuk hengkang dari Kotak untuk mengurus The Winners band yang diproduserinya memang sangat disayangkan oleh personel Kotak serta Kerabat Kotak. Pencabik bass, Chua mengungkapkan bahwa hal itu memang sudah menjadi keputusan Posan dan dia maupun personel lainnya tak bisa mencegah. Meski ditinggal Posan namun bagi Chua dia masih tetap ada di Kotak.

"Dia hengkang karena pilihan sendiri. Kotak sudah 7 tahun dan kita sudah dewasa dan mengerti keputusan dia, Posan tetap ada di Kotak, dia hanya pindah kamar aja," ujar Chua saat dijumpai di Studio Gudang, Cililitan, Jakarta Timur, Rabu (23/3).

Kabar yang beredar bahwa Posan keluar karena masalah internal akibat pembagian royalti, menurut Tantri hal tersebut tidak ada. Baginya itu memang sudah kewajiban yang dibagikan untuk Posan yang memberikan kontribusi banyak kepada band.

"Posan berhak untuk mendapatkan royalti karena dia punya kontribusi besar di album ini," ujar Tantri.

Kotak sendiri juga berusaha bertahan dengan formasi bertiga. Mereka enggan untuk mencari atau memakai additional drummer.

"Untuk saat ini kita bertiga dulu karena tidak gampang mencari drummer. Karena butuh penyesuaian yang lama," papar Cella.

Meski hanya bertiga Chua berkeyakinan untuk mengibarkan Kotak sampai kapan pun. Terlebih dukungan dari fans yang bisa menerima formasi ini.

"Kita butuh proses untuk kembali lagi show must go on," tukas Tantri.
kapanlagi.com

Selamat tinggal POSAN


Posan Tobing memutuskan untuk tidak lagi menjadi drummer di band Kotak. Tantri cs pun menggantikan posisi Posan dengan ratusan ‘Kerabat Kotak’.

Hal tersebut dikatakan Tantri, vokalis Kotak saat melakukan syuting video klip untuk single ketiga mereka. Dalam video itu Kotak mengikutsertakan ratusan ‘Kerabat Kotak’ untuk mengisi kekosongan posisi yang ditinggalkan Posan.

“Alasanya karena Kotak terdiri dari 4 orang nah ada sudut yang hilang, Kerabat Kotak ini untuk mengisi sudut yang kosong,” ujarnya saat ditemui di Studio Gudang, Jl Mandala V No.24, Cililitan, Jakarta Timur, Rabu (23/3/2011).

Single ketiga berjudul ‘Cinta Jangan Pergi’ itu masih kental dengan aroma Posan. Bahkan, lagu tersebut diciptakannya sebelum hengkang.

“Posan berhak untuk mendapat royalti karena dia punya kontribusi besar disini,” ungkap Tantri.

Posan resmi mengundurkan diri dari Kotak pada 8 Maret 2011. Ia mengaku ingin berkonsentrasi dengan band anyarnya, ‘Winner’.

“Dia hengkang karena pilihan sendiri dan mengurus band yang diproduserinya juga yaitu The Winners,” ujar pembetot bass Kotak, Chua saat ditemui di tempat yang sama.

Sudah 7 tahun band Kotak berdiri. Mereka pun mengaku memahami keputusan yang diambil Posan kala dirinya mengundurkan diri.

“Kita sudah dewasa dan mengerti keputusan dia. Posan tetap ada di Kotak, dia hanya pindah kamar saja,” ungkap Chua.

Sumber: detikhot.com